KOMPETISI FOTO MAJALAH LIBERTY

Kowloon- Untuk menjembatani minat BMI dalam dunia foto model sekaligus menjaring minat baca, Majalah Liberty mengelar kompetisi foto model dengan tema Ekspresi dari Seberang, minggu, 20/5 di City University Of Hong Kong, Kowloon Tong.

Kendati baru kali pertama menyelenggarakan acara di hong kong namun acara yang khusus ditujukan buat BMI ini berjalan lancar dan sukses. Hal itu terbukti dari membludaknya acara yang di dukung NBF dan Majalah Ekspresi dan di ikuti sekitar 104 peserta.

Sebelum acara, panitia telah menyaring dan menyeleksi foto foto peserta yang dilakukan oleh juri di Indonesia. Dus, kegiatan pada minggu lalu itu lebih untuk melengkapi dan menambah nilai, disamping menjadi ajang unjuk kebolehan peserta yang mayoritas pembaca setia Liberty. Di hong kong, juri terdiri atas perwakilan dari dari Dr. Smit dan dari Stenly Club, Iwansyah.
Meskipun ada penilaian performance, dan kecerdasan peserta namun nilai tertinggi tetap diambil dari karya foto mereka. "Nilainya 75 persen dilihat dari foto''ujar Tania Rose dari Liberty . Masih menurut Tania 25 peserta yang masuk dalam babak final berhak mendapat gelar gadis sampul majalah Liberty, karena foto-foto ke 25 ini akan menjadi cover majalah liberty.

Menurut keterangan beberapa peserta, sebagian besar murni berpartisipasi meramaikan acara yang di gelar majalah kesayangan, selain untuk mengali bakat dan kemampuan di bidang photo model, tapi ada juga yang berkomentar: asal foto gue mejeng di koran. Dari 104 peserta, dua nomor di nyatakan gugur. Lantaran kedua peserta tersebut BMI sekaligus pembaca yang bekerja di Taiwan. ''Komitmen kami hanya khusus bagi BMI Hong Kong''sambung Tania.
Selain lomba foto, membludaknya BMI pada acara itu ternyata juga dipicu oleh kehadiran pengasuh rubric konsultasi dari majalah tersebut. Yakni, Pimpinan padepokan Bumi Wali Songo, Drs. H Imam Soroso, atau yang biasa di panggil Mbah Roso dan Drs . Hj. Asih Marlyna MBA alias Djeng Asih. Sepasang suami istri asal Kudus Jawa Tengah ini, agaknya cukup lekat di telingga kalangan BMI. Sayang, Djeng Asih akhirnya batal datang. Kehadiran Mbah Roso tentu menjadi obat penantian sebagian BMI yang ingin berkonsultasi langsung seputar problem rumah tangga, jodoh, dan masalah lain. Namun, lantaran mepetnya waktu dan saking banyaknya calon pasien, mereka harus bersabar menunggu kedatangan mbah roso di lain waktu. '' Isya allah bulan depan saya datang lagi ke Hong Kong ,'' janji Mbah Roso.

Sedangkan lomba foto model jatuh pada Suminah (juara 1), disusul Iva Nurcholifah dan Resmi Sulistyowati . Sementara foto favorit pilihan penonton di raih oleh Trisusilo Wati, disusul Maslikah, dan Grace Supardi. Selamat buat para pemenang! (KDS)

46 komentar di "KOMPETISI FOTO MAJALAH LIBERTY"

Poskan Komentar