TUJUH PRIA YANG KUPILIH

Tak terhitung betapa banyaknya kaum pria yang mengelilingiku, di dunia nyata juga didunia maya. Terkadang aku sampai lupa bagaimana rupa, dan cerita apa yang pernah ada diantara aku sama mereka. Duh, salahkan aku kini, jika menetapkan tujuh lelaki yang berhak menerima award dariku?award ini aku terima dari nona manis, ivana. Tapi harus ingat, syaratnya:


1) Put the logo on your blog.

2) Add a link to the person who awarded you.

3) Nominate at least 7 other blogs.

4) Add links to those blogs on yours.

5) Leave a message for your nominees on their blogs.


Siapakah gerangan ketujuh lelaki itu??....Ehm..ehm…(ntar, batuk dulu ya)…


1.Seorang cowok yang kemarin memberiku hadiah dalam postingan blognya. Terus terang aku kagum sama “kejujuran” Mas Iksan yang terang terangan mengatakan itu lewat untai kata. Padahal, tidak sedikit para lelaki berusaha menyembunyikan isi hatinya dari mata dunia.



2. Transparan tanpa ada yg ditutup tutupi. Begitu kesanku terhadap Mas Lupuzz. “Dian, apakabar sayang. Mas kangen banget sama dian”.itu, selalu menjadi kalimat pembuka disetiap sapanya. Baik via SB, YM atau Email.



3. Kedekatan sharing tentang tulisan sempat kunikmati bersamanya. Saling kritik juga sempat jadi adu debat antara aku dan dia. Tapi sejak (Dhie) pindah rumah, aku memilih memutuskan tali komunikasi, meski aku masih kerap menerima kunjungannya.



4. Aku pernah bilang padanya, tentang rembulan yang indah dan tentang birunya laut. Aku juga pernah mengatakan kepadanya: Cinta dewasa yg aku tuntut. Tetapi nampaknya (Mas Kepedihan)
tak cukup memahami itu. But, now, kuharap ia mengerti maksudku.



5. Dia selalu memanggilku Dinda. Tak segan, aku juga memanggilnya Kanda, tentu kalo ninggalin pesan di SB. Tapi kalo dah hanya berduaan, ehm...aku dan (Pak Dokter) saling membisu dan suasana terasa kaku.



6. Kekhawatiranku masih belum juga sirna sampai saat ini, terlebih ketika ia pamit mau operasi. Dan meskipun kini Mas EivenGuskydah sehat kembali, perasaan itu masih juga membuntuti. Moga tetap tegar menatap mentari esok hari.



7. Aku pernah bincang sama ibundanya. Suaranya lembut, dan yang kupastikan ibu itu masih menyisakan kecantikan diusia muda dulu. Tapi, aku tak sempet menjumpai ibunya mas
(Qie)pada mei kemarin. Soalnya jadwalku padet. Jangankan ibunya, ketemuan sama anaknya aja, juga gak sempet. Maapkan.

ehm...ok deh...

Bagi laki laki lain yang pernah maen di sini tunggu saja tanggal mainnya. Bagi kaum perempuan juga demikian. nama nama diatas adalah nama yang kemarin tak tercantum di postingan Teman setia dunia maya dan untuk postingan berikutnya, yang masih tentang Awad, nama2 yang sudah tercantum di dua periodic, tak dapat di reviw kembali.
Semoga ke-7 lelakiku diatas tidak keberatan membawa pulang award manies dariku. Sie sie ni..

88 komentar di "TUJUH PRIA YANG KUPILIH"

Posting Komentar